Postingan

Karena Sudah Tidak Lagi di Nafkahi Suami, Intan Ratna Juwita Berjualan Es Kelapa di Pinggir Jalan

Jakarta - Intan Ratna Juwita mau tidak mau harus berjuang mencari nafkah sendiri demi kebutuhan hidup. Ia tidak malu berjualan es kelapa di pinggir jalan lantaran sudah tidak dinafkahi oleh suaminya, YouTuber Maell Lee. "Ini pengalaman pertama dalam seumur hidup gue jualan kelapa muda di pinggir jalan, gila, gila,"kata Intan dikutip Kompas.com dalam YouTubenya, Minggu (2/5/2021). Sebagai informasi, permohonan cerai Maell terhadap Intan telah gugur di Pengadilan Agama (PA) Pekanbaru. Belum diketahui apakah Maell kembali mengajukan permohonan cerai terhadap istrinya. Intan yang kini masih berstatus istri dari Maell tak masalah mencari nafkah sendiri meski hatinya juga berat. Toh, Intan percaya rezeki datang dari Sang Pencipta jika manusianya bersemangat menjemput rezeki. "Tapi enggak apa-apa, semangat karena suami kita sudah enggak mau ngasih nafkah lagi. Tapi statusnya belum resmi cerai,"ujar Intan Sementara itu, Intan saat ini hanya bisa pasrah terka...

Dinyatakan Aurel Positif Hamil, Atta Menggelar Syukuran Nasi Padang Gratis

Jakarta - Setelah mengalami keguguran beberapa waktu lalu, Aurel Hermansyah kembali dinyatakan positif hamil. Hal tersebut membuat Atta Halilintar amat bahagia. Ia pun langsung menggelar syukuran kehamilan sang istri dengan membagikan nasi padang gratis. Ia menyebar lima mobil berisi makanan yang untuk dibagikan. Atta melalui AHHA Berbagi bersama Witjaksono Structure membuat lima mobil khusus yang akan disebar ke berbagai daerah berbeda untuk membagikan nasi padang gratis. Melalui judul dari video clip yang diunggahnya di YouTube, Atta mengungkap bahwa ini merupakan syukuran yang dilakukannya atas kehamilan sang istri. Atta turun langsung membagikan makanan ke banyak orang. Mulai dari sopir ojek online hingga badut turut menerima makanan gratis tersebut. Atta amat bahagia karena bisa berbagi makanan gratis di tengah masa pandemi Covid-19 ini.

Taman Hiburan Vauxhall, Segala Intrik dan Skandal di Taman Kota

Jakarta - Sejarawan Sir John Plumb percaya, abad ke-18 adalah zaman ketika waktu selalu dimanfaatkan untuk kepentingan komersial. Berkat pertumbuhan kelas menengah di perkotaan, pendapatan yang semakin meningkat, word play here banyaknya ide-ide baru tentang bagaimana orang harus bersosialisasi dan berkomunikasi satu sama lain, masa itu menjadi periode hiburan berbayar muncul di mana-mana. Komersialisasi sedang berkembang pesat, terutama di kota-kota besar dan kosmopolitas seperti London, Inggris. Salah satu inovasi paling signifikan pada abad ke-18 juga adalah sebuah taman hiburan, dalam arti sebuah tempat di luar ruangan khusus yang digunakan sebagai hiburan bagi publik. Di London, taman di Vauxhall, Kennington, merupakan yang terbesar dan paling spektakuler, sementara taman lain yang lebih kecil didirikan di Sadler's Wells, Marylebone, dan Hampstead. Taman terbuka tersebut adalah tempat bermusik, menari, makan, dan minum, yang kemudian dihiasi dengan berbagai acar...

Anggota DPR Charles Honoris, Mengatakan Covid-19 Saat Ini Sudah Semakin Mengerikan, Segera Lakukan PSBB Ketat

Jakarta -  Lonjakan kasus positif COVID-19 makin mengkhawatirkan dipicu mobilitas warga saat libur lebaran, hingga merebaknya varian baru corona di beberapa daerah. Wakil Ketua Komisi Kesehatan DPR, Charles Honoris, menilai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro tak efektif mengendalikan pergerakan orang. "Melihat information dan fakta, PPKM Mikro yang diberlakukan sekarang jelas tidak cukup merespons kedaruratan penularan COVID-19 saat ini," kata Charles Jumat (18/6). "Apalagi dengan jumlah tes dan lacak yang minim di beberapa daerah, PPKM Mikro menjadi tidak efektif. Apalah arti zonasi warna, jika tes dan lacak minim?" tambahnya. Politikus PDIP itu mengusulkan agar diterapkan saja PSBB yang tidak bersifat parsial. Sebab, keadaan sekarang sangat mengkhawatirkan. PSBB membatasi pergerakan orang di kantor, pasar, dan kegiatan sosial. "Buat saya, kondisi yang terjadi saat ini bukan hanya mengkhawatirkan, tapi sudah mengerikan." - Char...

MC Donalds Indonesia Menegaskan Bahwa BTS Meal Tidak Hanya di Jual Hari Ini Saja

Jakarta -  Sejumlah gerai McDonald's di Indonesia dibanjiri sopir ojek online (ojol) karena antusiasme pelanggan membeli paket makanan BTS Meal via aplikasi pesan antar. Akibatnya, kerumunan karena antrean pesanan itu terjadi. Untuk mengantisipasi lonjakan pembelian melalui drive thru dan layanan delivery, Affiliate Director of Communication McDonald's Indonesia, Sutji Lantyka, mengatakan pihaknya melakukan buka tutup order. "Untuk mengantisipasi antrean drive thru dan pembelian shipment saat ini kami memberlakukan buka tutup order pada platform pemesanan, dan terus mengimbau seluruh pihak untuk menjaga dan mentaati protokol kesehatan sesuai aturan," ujar Sutji dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/6). Ia mengimbau pelanggan agar tidak khawatir produk BTS Meal akan habis. Sebab, paket makanan itu tidak hanya dijual hari ini saja. "Kami word play here ingin menginformasikan kembali bahwa BTS Meal bukan hanya tersedia hari ini saja, jadi kepada seluruh pelanggan ti...

Kronologi Ada Seorang Warga yang Tidur Diatas Pohon Kelapa di Banyuwangi dan Cara Warga Membangunkannya

Banyuwangi -  Warga Desa/Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi dihebohkan dengan sesosok pria yang tidur di atas pohon kelapa. Butuh berbagai cara untuk membangunkan Suroso (57) warga Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung itu. Bagaimana caranya? Warga dan polisi bahkan berusaha hingga 3 jam lamanya untuk membuat pria bersarung tersebut bangun dari tidurnya di atas pohon kelapa milik kepala Dusun setempat. Segala upaya dilakukan untuk membangunkan pria ini. "Tiga jam kita harus menunggu membangunkan orang itu," ujar Kapolsek Pesanggaran AKP Subandi kepada detikcom, Selasa (18/5/2021). Subandi mengatakan polisi dan warga melakukan segala upaya membangunkan orang yang tidur di atas pohon kelapa setinggi 15 meter itu. Pertama warga mencoba memanggil dengan pengeras suara. Selain itu juga dilakukan dengan menggoyang pohon kelapa. Namun hal itu seolah sia-sia, karena Suroso tak kunjung bangun. Yang ketiga ada warga yang naik pohon kelapa itu, kemudian kakinya disogok dengan bambu," ...

Penelitian Pusat Galaksi Bimasakti Pada Saat Bulan Ramadhan 1442 H

Jakarta - Sudah menjadi rahasia umum bahwa manusia hidup di Bumi yang mengorbit Matahari tiap 1 tahun atau 365 hari. Matahari kita dan miliaran bintang lainnya yang tampak di langit malam, sesungguhnya juga bergerak mengorbit pusat galaksi Bimasakti. Dimanakah pusat galaksi Bimasakti? Ia berjarak sekitar 8.500 tahun cahaya dari Matahari kita. Artinya, jika kita ingin berkunjung ke pusat galaksi Bimasakti dengan kendaraan yang bergerak secepat cahaya, maka dibutuhkan waktu sekitar 8.500 tahun untuk tiba di sana. Lebih mencengangkan lagi, Matahari kita dan segala objek langit yang mengitarinya (termasuk Bumi), membutuhkan waktu sekitar 250 juta tahun untuk dapat sekali mengelilingi pusat galaksi Bimasakti. Meskipun jaraknya yang jauh, namun pusat galaksi Bimasakti masih dapat diamati dari Bumi dengan cukup jelas, saat langit malam benar-benar cerah dan terhindar dari polusi cahaya. Saat-saat terbaik untuk dapat melihat pusat galaksi Bimasakti adalah menjelang pertengahan tahun hingga akh...